Sunday, 22 December 2013

Home » » Hacking Aplikasi Android Makin Parah

Hacking Aplikasi Android Makin Parah

Filled under:

Hacking Aplikasi Android Makin Parah - Di industri apapun, produk bajakan menjadi suatu masalah terbesar yang mengancam kelangsungan para produsen konten. Jika dari dulu sudah ada yang melakukan praktek  pembajakan kaset, VCD dan Juga DVD, maka kini ancaman tersebut merambah pada aplikasi-aplikasi smartphone.

Seperti yang dilaporkan opleh Android Police/Gopego yang terbaru adalah sebuah laporan dari bio mobuile security Arxan yang mengabarkan aktivitas pembajakan atau hacking aplikasi sudah sangat parah di android. Dari studi yang telah mereka lakukan , Arxan mencatat bahwa 100 aplikasi berbayar terpopuler di versi android sudah tersedia dalam versi yang dalam keadaan di-crack alias bajakan.


Hacking Aplikasi Android


Sebagai bahan perbandingan, untuk platform IOS, jumlah aplikasi yang sukses dibajak oleh cracker adalah 56 dari 100 aplikasi berbayar terpopuler. Hal ini termasuk wajar, mengingat  proses instalasi aplikasi yang sudah dibajak di IOS lebih susah dari pada di android.

Arxan memang tidak memberikan keterangan tentang metode apa yang mereka gunakan dalam menentukan apa saja 100 aoplikasi yang dikategorikan sebagai berbayar terpopuler, namun hal tersebut tampaknya didasarkan pada daftear 100 aplikasi berbayar terpopuler di playstore atau appstore.

Selain aplikasi berbayar, aplikasi gratis pun tak luput dari sasaran hacking. Sekilas mungkin terdengar sedikit aneh untuk meng-hack aplikasi yang sudah gratis, namun hal ini dilakukan agar aplikasi tersebut bisa beroperasi bebas dari iklan atau untuk membobol konten premium yang ada di aplikasi tersebut.

Arxan menekankan segala sesuatu yang gratis jelas memiliki resiko. Aplikasi tersebut memiliki kemungkinan yang lebih besar ubntuk disusupi oleh malware. Namun android police mengatakan bahwa hasil studi yang diumumkan perusahaan yang bergerak di bidang mobikle secutiry sering kali terlalu dibesar-besarkan, demi memperlihatkan betapa para pengguna perangkat mobile membutuhkan bantuan aplikasi buatan mereka. 

Mana yang lebih anda percaya??

 
Copyright © 2013 - Dwi Pratama. Powered by Blogger.