Hacking Aplikasi
Android Makin Parah - Di industri
apapun, produk bajakan menjadi suatu masalah terbesar yang mengancam kelangsungan
para produsen konten. Jika dari dulu sudah ada yang melakukan praktek pembajakan kaset, VCD dan Juga DVD, maka kini
ancaman tersebut merambah pada aplikasi-aplikasi smartphone.
Seperti yang
dilaporkan opleh Android Police/Gopego yang terbaru adalah sebuah laporan dari
bio mobuile security Arxan yang mengabarkan aktivitas pembajakan atau hacking
aplikasi sudah sangat parah di android. Dari studi yang telah mereka lakukan ,
Arxan mencatat bahwa 100 aplikasi berbayar terpopuler di versi android sudah
tersedia dalam versi yang dalam keadaan di-crack alias bajakan.
Sebagai bahan
perbandingan, untuk platform IOS, jumlah aplikasi yang sukses dibajak oleh
cracker adalah 56 dari 100 aplikasi berbayar terpopuler. Hal ini termasuk
wajar, mengingat proses instalasi
aplikasi yang sudah dibajak di IOS lebih susah dari pada di android.
Arxan memang
tidak memberikan keterangan tentang metode apa yang mereka gunakan dalam
menentukan apa saja 100 aoplikasi yang dikategorikan sebagai berbayar
terpopuler, namun hal tersebut tampaknya didasarkan pada daftear 100 aplikasi
berbayar terpopuler di playstore atau appstore.
Selain aplikasi
berbayar, aplikasi gratis pun tak luput dari sasaran hacking. Sekilas mungkin
terdengar sedikit aneh untuk meng-hack aplikasi yang sudah gratis, namun hal
ini dilakukan agar aplikasi tersebut bisa beroperasi bebas dari iklan atau
untuk membobol konten premium yang ada di aplikasi tersebut.
Arxan menekankan
segala sesuatu yang gratis jelas memiliki resiko. Aplikasi tersebut memiliki
kemungkinan yang lebih besar ubntuk disusupi oleh malware. Namun android police
mengatakan bahwa hasil studi yang diumumkan perusahaan yang bergerak di bidang
mobikle secutiry sering kali terlalu dibesar-besarkan, demi memperlihatkan
betapa para pengguna perangkat mobile membutuhkan bantuan aplikasi buatan mereka.
Mana yang lebih anda percaya??
Home




